Konser bertajuk Ye Live In Jakarta 2026 yang menghadirkan Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu (24/10/2026), menjadi sorotan berkat konsep panggungnya yang unik. Salah satu elemen paling mencuri perhatian adalah Globe Stage, instalasi panggung berskala besar berbentuk bola dunia.
Panggung tersebut dirancang dengan konsep 360 derajat yang memungkinkan penonton menikmati pertunjukan dari berbagai sisi. Perpaduan desain panggung, tata cahaya, dan efek visual menjadi bagian dari konsep produksi yang menawarkan pengalaman konser berbeda.
Globe Stage, Panggung Berbentuk Bola Dunia
Salah satu daya tarik utama konser Kanye West di Jakarta adalah desain Globe Stage yang menyerupai bola dunia berukuran besar. Dalam konsep pertunjukan ini, Kanye West dijadwalkan tampil di bagian puncak replika bola dunia tersebut.
Desain tersebut menciptakan ilusi visual seolah-olah sang musisi berdiri di atas dunia atau berada di luar angkasa. Bentuk panggung yang tidak biasa ini menjadi bagian penting dari visi artistik yang ingin dihadirkan dalam konser.
Konsep 360 derajat juga membuat pengalaman menonton tidak hanya berpusat pada satu arah. Penonton dari berbagai kategori dapat menikmati pertunjukan melalui sudut pandang masing-masing.
Marketing and Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengatakan bahwa setiap kategori penonton akan mendapatkan perspektif berbeda selama pertunjukan berlangsung.
Menurut Karen, perbedaan perspektif tersebut memungkinkan setiap penonton menikmati skala produksi dan visi artistik YE dengan cara masing-masing.
Visual, Tata Cahaya, hingga Efek Kembang Api
Selain panggung berbentuk bola dunia, konser Kanye West di Jakarta juga dirancang dengan dukungan visual beresolusi tinggi, permainan cahaya, efek percikan api, dan kembang api.
Seluruh elemen tersebut menjadi bagian dari tata artistik yang dirancang untuk mengikuti lagu-lagu yang dibawakan. Dengan demikian, visual dan efek panggung tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi juga mendukung keseluruhan pengalaman pertunjukan.
Perpaduan antara musik, pencahayaan, dan efek visual diharapkan menciptakan suasana yang dinamis sepanjang konser. Kehadiran Globe Stage pun menjadi pusat perhatian yang menghubungkan konsep panggung dengan keseluruhan produksi.
Jakarta Jadi Persinggahan Kanye West di Asia Tenggara
Konser Ye Live In Jakarta 2026 juga menandai penampilan pertama Kanye West di Indonesia. Jakarta disebut sebagai satu-satunya kota di Asia Tenggara yang masuk dalam rangkaian tur dunia sang musisi pada 2026.
Kehadiran konser tersebut menjadi salah satu agenda musik internasional yang menarik perhatian penonton di Tanah Air. Selain penampilan Kanye West, konsep produksi berskala besar turut menjadi daya tarik tersendiri.
Di antara berbagai elemen pertunjukan yang disiapkan, Globe Stage berbentuk bola dunia menjadi salah satu ciri visual paling menonjol. Desain panggung 360 derajat tersebut menghadirkan pendekatan berbeda dalam menyatukan penampilan musik dan pengalaman visual bagi penonton.


