VP-Head of Region Northern Sumatera, Anjar Budi Kurniawan dan AVP Communications Circle Sumatra Gledy Simanjuntak, bersama anak-anak di Sumatera Utara.
VP-Head of Region Northern Sumatera, Anjar Budi Kurniawan dan AVP Communications Circle Sumatra Gledy Simanjuntak, bersama anak-anak di Sumatera Utara.
Beranda Berita Indosat Hadirkan Sahabat AI Dengan Bahasa Daerah, Ada Bahasa Batak!
Berita

Indosat Hadirkan Sahabat AI Dengan Bahasa Daerah, Ada Bahasa Batak!

Bagikan

Horas!

Dongan BK, Indosat Ooredoo Hutchison meluncurkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan bernama Sahabat AI sebagai bagian dari penguatan layanan digital perusahaan. Aplikasi ini diperkenalkan dalam kampanye #LebihBaikIndosat menjelang bulan Ramadan.

AVP Communications Circle Sumatra Indosat, Gledy Simanjuntak, menjelaskan bahwa kehadiran Sahabat AI merupakan bagian dari transformasi teknologi perusahaan untuk menghadirkan layanan digital yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin teknologi hadir lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Sahabat AI dirancang sebagai teman digital yang dapat membantu pengguna mencari informasi, menemukan ide, hingga menyelesaikan berbagai kebutuhan sederhana sehari-hari. Pengguna cukup membuka aplikasi dan mengetik kata kunci untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

“Cukup ketik kata kunci, maka informasi yang dibutuhkan akan muncul,” kata Gledy.

Dukung Bahasa Daerah Indonesia

Salah satu keunggulan dari aplikasi ini adalah kemampuannya memahami bahasa daerah. Saat ini Sahabat AI telah mendukung lima bahasa lokal di Indonesia, yakni Bahasa Jawa, Sunda, Batak, Maluku, dan Bali.

Menurut Gledy, langkah ini dilakukan untuk menghadirkan teknologi AI yang lebih inklusif dan dekat dengan masyarakat dari berbagai latar belakang budaya.

“Kami ingin menghadirkan salah satu aplikasi AI di dunia yang memiliki kemampuan memahami bahasa lokal,” jelasnya.

Dikembangkan Bersama Mitra Teknologi

Pengembangan Sahabat AI dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, lembaga bahasa, hingga media.

Dari sisi teknologi, aplikasi ini didukung oleh teknologi kecerdasan buatan kelas dunia dari NVIDIA Corporation. Teknologi tersebut dirancang agar sistem mampu memahami konteks percakapan dan penggunaan bahasa yang umum digunakan masyarakat Indonesia.

“Sahabat AI dibuat oleh Indonesia, untuk Indonesia,” ujar Gledy.

Terbuka untuk Seluruh Masyarakat

Menariknya, penggunaan Sahabat AI tidak terbatas hanya bagi pelanggan Indosat. Aplikasi ini dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Pengguna dapat memanfaatkannya untuk mencari informasi, mengembangkan ide, hingga membantu berbagai aktivitas digital secara praktis.

Peluncuran Sahabat AI juga menjadi bagian dari kampanye #LebihBaikIndosat yang memperkenalkan figur kampanye bernama “Yono”, singkatan dari You Only Need One.

Menurut perusahaan, kampanye ini bukan sekadar program musiman, tetapi juga bagian dari upaya mempererat komunikasi masyarakat, terutama menjelang Ramadan.

Melalui kehadiran Sahabat AI, Indosat berharap teknologi kecerdasan buatan yang dikembangkan di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Bagikan
ads image
ads image
ads image
Artikel Terkait
Bagaimana Kelanjutan Kasus Lahan Galangan Kapal di Porsea?
Berita

Keluarga Napitupulu Pertanyakan Kelanjutan Kasus Lahan Galangan Kapal di Porsea

Horas! Keluarga Napitupulu di Kabupaten Toba masih memperjuangkan keadilan atas kasus yang...

Jadwal Piala Dunia 2026 Lengkap dan Jam Tayang di Indonesia.
Berita

Jadwal Piala Dunia 2026 Lengkap dan Jam Tayang di Indonesia

Horas! Ajang sepak bola paling bergengsi di dunia, Piala Dunia 2026, siap...

Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik per 10 Juni 2026.
Berita

Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik per 10 Juni 2026, Ini Daftar Tarif Terbarunya

Horas! PT Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga untuk...

Breaking News! Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung.
Berita

Breaking News! Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung

Horas! Kejaksaan Agung resmi menetapkan tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN)...