Prabowo Tanggapi Santai Pelemahan Rupiah ke Rp17.596: Ekonomi Kita Kuat!
Prabowo Tanggapi Santai Pelemahan Rupiah ke Rp17.596: Ekonomi Kita Kuat!
Beranda Berita Prabowo Tanggapi Santai Pelemahan Rupiah ke Rp17.596: Ekonomi Kita Kuat!
Berita

Prabowo Tanggapi Santai Pelemahan Rupiah ke Rp17.596: Ekonomi Kita Kuat!

Bagikan

Horas!

Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak panik menghadapi tren merosotnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Hal tersebut ditegaskannya saat menghadiri peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Prabowo menilai dampak dari fluktuasi mata uang asing ini tidak akan dirasakan langsung oleh masyarakat kelas bawah atau warga pedesaan karena mereka tidak menggunakan mata uang asing dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya yakin sekarang ada yang selalu sebentar-sebentar bilang Indonesia akan collapse, akan chaos, karena Rupiah begini atau Dolar begini. Padahal rakyat di desa tidak pakai Dolar,” ungkap Prabowo.

Kondisi Dalam Negeri Diklaim Tetap Stabil

Di kala ketidakpastian ekonomi membuat banyak negara di dunia khawatir, Prabowo menyatakan bahwa indikator domestik Indonesia justru menunjukkan performa yang solid. Ia menjamin dua sektor vital bagi masyarakat tetap aman dari dampak guncangan global.

  • Sektor Pangan: Pasokan pangan nasional dipastikan aman terkendali.
  • Sektor Energi: Ketersediaan bahan bakar dan energi berada dalam status mencukupi.

“Banyak negara panik, tapi Indonesia masih oke,” tutur sang Presiden optimis.

Dampak Lebih Terasa bagi Kalangan Usaha dan Wisatawan

Dalam kesempatan berbeda, saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes), Prabowo menyebutkan jika pihak yang paling terdampak oleh kenaikan Dolar AS ini adalah para pelaku bisnis besar serta masyarakat yang sering pelesiran ke luar negeri.

Ia kembali menegaskan agar publik tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu negatif, karena fundamental ekonomi Indonesia saat ini terbukti sangat kokoh. “Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri. Fundamental ekonomi kita kuat. Mau orang bicara apa saja, Indonesia tetap kuat,” pungkasnya.

Berdasarkan data pasar dari Bloomberg pada Sabtu siang (16/5/2026), posisi nilai tukar mata uang Garuda sendiri terpantau berada di level Rp17.596 per Dolar AS.

Bagikan
ads image
ads image
ads image
Artikel Terkait
MFCF 2026 Pamerkan Ulos Berusia Ratusan Tahun untuk Peringati Hari Ulos Nasional (dok. via detikcom).
Berita

MFCF 2026 Pamerkan Ulos Berusia Ratusan Tahun untuk Peringati Hari Ulos Nasional

Horas! Medan Fashion and Culture Festival (MFCF) 2026 menghadirkan pameran busana berbahan...

Direktur PT Toba Pulp Lestari Jadi Tersangka Korupsi Transfer Pricing, Kerugian Negara Rp2 Triliun.
Berita

Direktur PT Toba Pulp Lestari Jadi Tersangka Korupsi Transfer Pricing, Kerugian Negara Rp2 Triliun

Horas! Kejaksaan Agung menetapkan Anwar Lawden (AL), Direktur sekaligus Corporate Secretary PT Toba Pulp...

Kepala BNPB Kristomei Sianturi Pimpin Penanganan Karhutla di Sumatera Selatan.
Berita

Kepala BNPB Kristomei Sianturi Pimpin Penanganan Karhutla di Sumatera Selatan

Horas! Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi bertolak...

Korupsi Dana Bencana BNPB, Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar.
Berita

Korupsi Dana Bencana BNPB, Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar

Horas! Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penyalahgunaan Dana Siap Pakai (DSP)...