Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Prosesi tersebut melibatkan Tim Paskibraka Indonesia Adil Makmur yang terdiri dari 76 putra-putri terbaik dari 38 provinsi di Indonesia. Di antara para anggota yang mendapat kepercayaan tersebut, terdapat sejumlah pelajar asal Sumatera Utara yang menarik perhatian, termasuk anggota dengan latar belakang marga Batak.
Dari Sumatera Utara, terdapat dua anggota Paskibraka yang masuk dalam formasi Tim Indonesia Adil Makmur, yakni Gussa Oliver Nainggolan dan Felesia Rismaito Munthe.
Gussa Oliver Nainggolan
Gussa Oliver Nainggolan menjadi salah satu perwakilan Sumatera Utara dalam Paskibraka Nasional 2026. Ia merupakan pelajar SMA Negeri 2 Balige.
Nama Nainggolan merupakan salah satu marga yang dikenal dalam masyarakat Batak, khususnya dalam kelompok Batak Toba. Kehadiran Gussa menjadi bagian dari keterwakilan generasi muda Sumatera Utara dalam pelaksanaan upacara kenegaraan di tingkat nasional.
Meski tidak tercantum sebagai salah satu petugas utama dalam formasi penurunan bendera, Gussa tetap menjadi bagian dari 76 anggota Tim Indonesia Adil Makmur yang dipercaya mengemban tugas dalam rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Felesia Rismaito Munthe
Selain Gussa, ada Felesia Rismaito Munthe, pelajar SMA Unggul Del, yang juga menjadi bagian dari Tim Indonesia Adil Makmur.
Felesia merupakan salah satu anggota yang mendapat tugas dalam Serpihan Kelompok 8. Ia menjadi salah satu dari tiga anggota dalam formasi tersebut bersama Chintya Graciella Rorong dari Sulawesi Tengah dan Cinzia Christovani Marantika dari Maluku.
Nama Munthe merupakan salah satu marga dalam masyarakat Batak. Sementara itu, SMA Unggul Del merupakan sekolah yang berada di kawasan Toba, Sumatera Utara.
Dengan demikian, Felesia tidak hanya membawa nama Sumatera Utara dalam Paskibraka Nasional 2026, tetapi juga menjadi salah satu putri Batak yang tampil dalam momen penting peringatan kemerdekaan Indonesia.
Putra-Putri Sumut di Paskibraka Nasional
Keterlibatan Gussa Oliver Nainggolan dan Felesia Rismaito Munthe melengkapi daftar perwakilan Sumatera Utara dalam Tim Indonesia Adil Makmur.
Keduanya berasal dari sekolah yang berada di wilayah Sumatera Utara dan menjadi bagian dari 76 pelajar dari seluruh Indonesia yang mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas dalam Upacara Penurunan Bendera.
Khusus Felesia, namanya juga tercatat dalam formasi khusus penurunan bendera sebagai bagian dari Kelompok 8.
Sementara itu, sejumlah anggota lain mendapat posisi utama dalam prosesi tersebut. Neeltje Deliana Insjowi Werimondari Papua dipercaya sebagai pembawa baki, sedangkan Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Nusa Tenggara Timur menjadi Komandan Kelompok 8.
Posisi pengerek bendera dipercayakan kepada Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dari Nusa Tenggara Barat. Adapun Mirza Rafi Navazani dari Kalimantan Barat bertugas sebagai pembentang bendera.
Membawa Nama Sumatera Utara di Tingkat Nasional
Keikutsertaan Gussa dan Felesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sumatera Utara. Keduanya menjadi representasi pelajar Sumut yang mendapat kesempatan untuk ambil bagian dalam salah satu upacara kenegaraan paling penting di Indonesia.
Lebih dari sekadar menjalankan tugas sebagai Paskibraka, kehadiran mereka juga memperlihatkan keberagaman latar belakang budaya para pelajar Indonesia yang berkumpul dalam satu tim.
Bagi masyarakat Batak di Sumatera Utara, keberadaan Gussa Nainggolan dan Felesia Munthe di Paskibraka Nasional menjadi salah satu momen yang turut membanggakan. Mereka membawa identitas daerah sekaligus menjadi bagian dari generasi muda yang dipercaya menjaga kehormatan Sang Merah Putih dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


