Horas!
Dongan BK, Hujan deras yang mengguyur kawasan Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, selama tiga jam mengakibatkan banjir bandang yang merusak puluhan rumah warga.
“Banjir terjadi di Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, akibat curah hujan yang tinggi selama tiga jam,” ujar Kabid Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, Minggu (16/3/2025).
Menurut Sri, kondisi banjir mulai surut sejak pukul 18.00 WIB. Akibat kejadian ini, sekitar 55 rumah warga mengalami kerusakan.
“Sampai sekarang pendataan tidak ada korban jiwa. Kalau untuk pengungsi masih dalam proses pendataan bersama BPBD setempat karena tim masih fokus membersihkan material, jadi belum bisa dipastikan ada atau tidaknya pengungsi,” kata Sri.
Sri juga menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada tenda darurat yang didirikan karena tim baru tiba di lokasi dan masih melakukan asesmen.
“Kalau memang diperlukan, kita akan dirikan tenda. Tapi jika tidak, sementara warga akan ditempatkan di lokasi aman seperti sekolah atau rumah ibadah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sri menjelaskan bahwa kondisi cuaca di Sumatera Utara saat ini sedang memasuki masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau, yang membuat cuaca menjadi tidak stabil.
“Memang sekarang ini kita memasuki transisi musim hujan dan musim panas. Jadi, meskipun hujan ringan, tetap bisa menyebabkan banjir,” pungkasnya.