Horas!
Dongan BK, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada Selasa pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 05:22:40 WIB dengan koordinat 1.99 Lintang Utara dan 99.12 Bujur Timur. Pusat gempa terdeteksi di kedalaman 10 kilometer, sekitar 17 km tenggara Tapanuli Utara.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Tapanuli Utara, David Sipahutar, mengungkapkan bahwa gempa tersebut mengakibatkan seorang warga meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan rumahnya.
“Akibat guncangan gempa bumi, satu orang meninggal dunia dan sudah dibawa ke Puskesmas terdekat,” ujar David kepada Antara, Selasa (18/3).
Korban bernama Kartini Manalu, seorang perempuan berusia 68 tahun yang tinggal di Desa Lobu Pining, Kecamatan Pahae Julu. Kartini tertimpa reruntuhan rumahnya yang roboh akibat getaran gempa.
Selain korban jiwa, gempa ini juga menyebabkan longsor di beberapa titik yang menghalangi jalan utama di Kecamatan Pahae Julu. Material longsoran berupa tanah dan pohon tumbang menutup akses jalan, sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
“Lokasi longsoran yang menutupi badan jalan terdapat di dua titik, yakni di area yang disebut warga sekitar Lubang Ni Homang dan satu titik lainnya di dekat Desa Peanornor, Pahae Julu,” jelas David.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tengah melakukan pendataan lengkap terkait dampak bencana. Upaya pembersihan material longsor juga telah dilakukan dengan mengerahkan alat berat guna membuka kembali akses jalan yang tertutup.Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Tapanuli Utara, Satu Orang Meninggal dan Jalan Tertutup Longsor