Horas!
Pernyataan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mengenai larangan menembak pelaku begal memicu kontroversi dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Kebijakan yang dinilai terlalu berfokus pada hak pelaku kejahatan tersebut langsung mendapat respons menohop dari pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea. Melalui kritik terbukanya, Hotman Paris secara blak-blakan mempertanyakan rekam jejak serta prestasi sang menteri.
Hotman Paris Pertanyakan Kelayakan Menteri
Merespons argumen dari Kementerian HAM, Hotman Paris Hutapea langsung melayangkan kritik terbuka yang sangat tajam. Pengacara yang dikenal vokal menyuarakan hak-hak korban kejahatan ini menilai sudut pandang menteri tidak sejalan dengan realitas ancaman keselamatan yang dihadapi masyarakat akibat komplotan begal.
Melalui pernyataannya, Hotman secara blak-blakan mempertanyakan rekam jejak serta prestasi Natalius Pigai selama ini. Tidak tanggung-tanggung, Hotman bahkan meminta sang menteri untuk mengevaluasi kembali posisinya di dalam kabinet.
“Pikir lagi, apa Anda cocok jadi menteri?” cecar Hotman Paris.
Sebagai bentuk sindiran atas kebijakan yang dianggap kurang peka terhadap kondisi riil di lapangan, Hotman bahkan menantang Natalius Pigai untuk menjadi asistennya agar bisa melihat langsung bagaimana penderitaan para korban begal dan memahami cara penegakan hukum yang adil bagi masyarakat luas.


