Inilah 58 Marga Parna, Garis Keturunan Parna Suku Batak.
Inilah 58 Marga Parna, Garis Keturunan Parna Suku Batak.
Beranda Budaya Inilah 58 Marga Parna, Garis Keturunan Parna Suku Batak
Budaya

Inilah 58 Marga Parna, Garis Keturunan Parna Suku Batak

Bagikan

Horas!

Keluarga besar Parna (Pomparan Raja Nai Ambaton) dikenal memiliki silsilah yang sangat luas dan rimbun. Berdasarkan penelusuran sejarah, jumlah marga yang berada di bawah payung besar keturunan Parna bahkan disebut bisa mencapai 83 marga. Mereka tersebar dari pesisir Samosir, dataran tinggi Karo, hingga wilayah Pakpak dan Gayo.

Meski nama dan dialeknya beragam akibat perantauan selama ratusan tahun, identitas mereka tetap satu: Sisada anak, sisada boru.

Dilansir dari p2k.stekom.ac.id, Pomparan Raja Nai Ambaton atau Parna merupakan kelompok marga yang berasal dari satu garis keturunan, yakni Tuan Sorba Di Julu. Berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Parna se-Indonesia yang digelar Forum Parna se-Indonesia, setidaknya terdapat 58 marga yang tercatat secara resmi.

Daftar 58 Marga Parna

Berikut daftar lengkapnya:

  1. Bancin
  2. Banurea
  3. Boangmenalu
  4. Brampu
  5. Brasa
  6. Bringin
  7. Dalimunthe
  8. Gajah
  9. Garingging
  10. Ginting Baho
  11. Ginting Beras
  12. Ginting Capa
  13. Ginting Guruputih
  14. Ginting Jadibata
  15. Ginting Jawak
  16. Ginting Manik
  17. Ginting Munthe
  18. Ginting Pase
  19. Ginting Sinisuka
  20. Ginting Sugihen
  21. Ginting Tumangger
  22. Haro
  23. Kombih
  24. Maharaja
  25. Manik Kecupak
  26. Munte
  27. Nadeak
  28. Nahampun
  29. Napitu
  30. Pasi
  31. Pinayungan
  32. Rumahorbo
  33. Saing
  34. Saraan
  35. Saragih Dajawak
  36. Saragih Damunte
  37. Saragih Dasalak
  38. Saragih Sumbayak
  39. Siadari
  40. Siallagan
  41. Siambaton
  42. Sidabalok
  43. Sidabungke
  44. Sidabutar
  45. Sidauruk
  46. Sigalingging
  47. Sijabat
  48. Simalango
  49. Simanihuruk
  50. Simarmata
  51. Simbolon
  52. Sitanggang
  53. Sitio
  54. Tamba
  55. Tinambunan
  56. Tumanggor
  57. Turnip
  58. Turuten

Meski Rakernas mencatat 58 garis keturunan resmi, penelitian sejarah menunjukkan angka tersebut dapat berkembang hingga 83 marga. Namun, satu hal yang tidak berubah adalah semangat Sisada anak, sisada boru, yang menegaskan bahwa seluruh keturunan Parna berasal dari satu rumpun keluarga besar.

Wilayah awal “kekuasaan” Parna berada di bagian barat hingga utara Pulau Samosir. Jika berkunjung ke sana, khususnya ke kawasan Simanindo, jejak budaya Parna masih sangat terasa. Di daerah ini, pertunjukan boneka kayu legendaris Sigale-gale tetap dilestarikan oleh masyarakat setempat.

Identitas Parna bukan sekadar daftar marga, melainkan simbol persaudaraan lintas wilayah dan generasi yang terus hidup hingga kini.

Bagikan
ads image
ads image
ads image
Artikel Terkait
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik di Pulau Samosir.
Budaya

Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik di Pulau Samosir

Horas! Dongan BK, di tengah keindahan Danau Toba, terdapat Pulau Samosir yang...

Manulangi, Tradisi Batak sebagai Wujud Bakti Anak kepada Orang Tua.
Budaya

Manulangi, Tradisi Batak sebagai Wujud Bakti Anak kepada Orang Tua

Horas! Dongan BK, dalam budaya Batak, terdapat sebuah tradisi yang sarat makna...

Kisah Asal-usul Dunia dalam Mitologi Batak Toba (ilustrasi via gambar AI).
Budaya

Kisah Asal-usul Dunia dalam Mitologi Batak Toba

Horas! Dongan BK, di balik kehidupan adat masyarakat Batak Toba, tersimpan kisah-kisah...

Benarkah Anak Laki-laki Lebih Disayang dalam Budaya Batak Toba?
Budaya

Benarkah Anak Laki-laki Lebih Disayang dalam Budaya Batak Toba?

Horas! Dongan BK, dalam banyak kebudayaan, termasuk Batak Toba, anak laki-laki kerap...