Viral Tarian Anak Pacu Jalur, Ternyata Batak Toba Juga Ada Balap Perahu!
Viral Tarian Anak Pacu Jalur, Ternyata Batak Toba Juga Ada Balap Perahu!
Beranda Budaya Viral Tarian Anak Pacu Jalur, Ternyata Batak Toba Juga Ada Balap Perahu!
Budaya

Viral Tarian Anak Pacu Jalur, Ternyata Batak Toba Juga Ada Balap Perahu!

Bagikan

Horas!

Dongan BK, Sebuah video memperlihatkan seorang anak laki-laki berpakaian teluk belanga lengkap dengan tanjak dan kacamata hitam menarik perhatian publik. Ia menari dengan gerakan sederhana namun penuh karisma di haluan sebuah perahu panjang yang didayung puluhan pria dewasa.

Koreografinya tampak ringan: tangan menepuk-nepuk udara, lalu menggulung perlahan, sebelum beralih ke gerakan mengayun ke depan dan ke belakang secara bergantian. Tarian ini menjadi bagian dari pacu jalur, lomba perahu tradisional asal Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Anak ini disebut togak luan, yaitu penari yang berdiri di ujung depan perahu, bertugas sebagai pemberi semangat sekaligus simbol keunggulan tim.

Video aksi togak luan ini viral di TikTok dan menjelma jadi tren “aura farming”, di mana gerakan atau sikap seseorang yang tampak sederhana justru memancarkan aura keren. Tak hanya viral di kalangan netizen, aksi ini bahkan ditiru oleh akun-akun internasional seperti NFL, AC Milan, PSG, hingga Formula 1, sebagai bentuk apresiasi terhadap karisma si penari cilik.

Menurut Mahviyen Trikon Putra, seorang pelaku tradisi pacu jalur, kehadiran togak luan sangat vital dalam membakar semangat para pendayung. Saat ia berdiri, itu menandakan perahunya sedang memimpin di lintasan.

Solu Bolon, Balap Perahu ala Batak Toba

Namun tahukah kamu? Tradisi serupa juga ada di tanah Batak, khususnya di wilayah Toba. Di sana, masyarakat mengenal Solu Bolon, yang secara harfiah berarti “perahu besar.” Balap perahu ini merupakan bagian dari warisan budaya Batak Toba dan biasa digelar dalam acara-acara adat besar atau festival danau seperti Pesta Danau Toba.

Solu Bolon tidak hanya soal adu kecepatan, tetapi juga sarat makna kebersamaan, kerja sama, dan kekuatan kolektif. Perahu yang panjang dan ramping ini dikayuh secara serempak oleh puluhan pendayung yang mengenakan pakaian adat Batak, diiringi musik gondang Batak yang membangkitkan semangat. Meski tidak ada togak luan seperti di pacu jalur, semangat gotong royong dan ekspresi budaya dalam Solu Bolon tak kalah kuat dan memikat.

Viralnya pacu jalur dan kekaguman dunia terhadapnya semestinya juga menjadi momentum untuk lebih memperkenalkan Solu Bolon sebagai bagian dari kekayaan budaya maritim Indonesia yang patut dibanggakan.

Bagikan
ads image
ads image
ads image
Artikel Terkait
Sejarah dan Legenda Sigale-gale (Ilustrasi via Gemini AI).
BudayaHighlight

Tarian Mistis Patung Sigale-gale, Sejarah dan Legenda di Baliknya

Horas! Berkunjung ke Pulau Samosir belum terasa lengkap tanpa menyaksikan pertunjukan Patung Sigale-gale,...

Pohon Ingul, Pohon Khas Batak Toba yang Bisa Tumbuh hingga 50 Meter dan Kaya Manfaat.
Budaya

Pohon Ingul, Pohon Khas Batak Toba yang Bisa Tumbuh hingga 50 Meter dan Kaya Manfaat

Horas! Pohon ingul (Toona sureni), yang di beberapa daerah juga dikenal sebagai...

Ilustrasi Martarombo dalam budaya Batak (via Gemini AI).
BudayaHighlight

Mengapa Orang Non-Batak Bisa Memiliki Marga? Ini Penjelasannya

Horas! Dalam budaya Batak, marga merupakan identitas keluarga yang diwariskan secara turun-temurun...

Potret titik nol Kota Medan di masa lampau (colorized by AI).
Budaya

Berawal Dari Belanda, Ternyata Ini Kisah Kedatangan Orang Batak ke Kota Medan

Horas! Kota Medan dikenal sebagai salah satu kota paling majemuk di Indonesia....