Trail of The Kings Sukses Digelar, Danau Toba Kian Dikenal sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia.
Trail of The Kings Sukses Digelar, Danau Toba Kian Dikenal sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia.
Beranda Berita Trail of The Kings Sukses Digelar, Danau Toba Kian Dikenal sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia
Berita

Trail of The Kings Sukses Digelar, Danau Toba Kian Dikenal sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia

Bagikan

Horas!

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi wisata olahraga bertaraf internasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan ajang lari lintas alam Trail of The Kings Lake Toba – Indonesia yang berlangsung sukses di kawasan Waterfront City, Kabupaten Samosir.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) World Series 2026 ini berhasil menarik perhatian peserta dari berbagai negara dan menjadi momentum penting dalam mempromosikan keindahan Danau Toba kepada dunia internasional.

Penjabat Sekretaris Daerah Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran pelaksanaan event selama dua hari tersebut. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Trail of The Kings menjadi bukti kesiapan Sumatera Utara dalam menggelar ajang sport tourism berskala global.

“Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Ini menjadi kesempatan besar untuk menunjukkan bahwa Sumatera Utara, khususnya Danau Toba, mampu menjadi tuan rumah event olahraga internasional,” ujarnya usai penyerahan penghargaan kepada para pemenang.

Trail of The Kings Lake Toba – Indonesia mempertandingkan enam kategori lomba, yaitu 100 kilometer, 60 kilometer, 28 kilometer, 10 kilometer, 5 kilometer, serta kategori khusus anak-anak. Para peserta harus menaklukkan lintasan yang melintasi panorama alam khas Danau Toba dengan medan yang menantang.

Pada kategori 100 kilometer, pelari asal Jepang, Hiroyuki Matsuda, berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mencatatkan waktu 12 jam 45 menit 22 detik. Posisi kedua ditempati pelari Indonesia Sobari Herdiana dengan waktu 13 jam 2 menit 26 detik, sementara posisi ketiga diraih Priya Rai dengan catatan waktu 13 jam 17 menit 18 detik.

Sementara itu, pada kategori 60 kilometer, pelari Indonesia Yusri Nanda tampil sebagai yang tercepat dengan waktu tempuh 7 jam 30 menit 17 detik. Hardiman Purba menempati posisi kedua, sedangkan pelari asal China, Jiahan Ma, berada di peringkat ketiga.

Sulaiman berharap kehadiran ajang internasional tersebut mampu meningkatkan popularitas Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata olahraga unggulan Indonesia. Selain menarik wisatawan, kegiatan seperti ini juga dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat lokal.

Pemenang kategori 100 kilometer, Hiroyuki Matsuda, mengaku sangat terkesan dengan pengalaman yang didapat selama mengikuti perlombaan di kawasan Danau Toba. Menurutnya, lintasan yang disiapkan panitia cukup menantang namun menawarkan pemandangan alam yang luar biasa.

Ia mengungkapkan rasa bangganya dapat meraih kemenangan dalam kompetisi tersebut. Selain itu, keindahan Danau Toba membuatnya berencana kembali berkunjung di masa mendatang dan mengajak lebih banyak pelari internasional untuk ikut merasakan pengalaman yang sama.

Hiroyuki juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara yang dinilainya berjalan dengan baik. Ia memuji antusiasme masyarakat lokal yang turut memberikan dukungan kepada para peserta sepanjang perlombaan berlangsung.

Keberhasilan Trail of The Kings Lake Toba – Indonesia semakin memperkuat citra Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan budaya, tetapi juga berpotensi menjadi pusat penyelenggaraan berbagai event olahraga internasional di masa depan.

Bagikan
ads image
ads image
ads image
Artikel Terkait
Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional, Ini Penjelasannya.
Berita

Pemerintah Belum Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional, Ini Penjelasannya

Horas! Pemerintah belum berencana menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana...

Asap tebal menyelimuti Singapura jelang GP F1 (dok via Reuters).
Berita

Asap Karhutla Indonesia Selimuti Singapura Jelang F1, Kemenhut Perkuat Penanganan Api

Horas! Kabut asap yang menyelimuti Singapura menjelang gelaran Formula 1 (F1) Grand...

Asap Karhutla Kian Mengkhawatirkan (dok via ANTARA Foto).
Berita

Asap Karhutla Kian Mengkhawatirkan, Pengemudi Ojol Meninggal Usai Sesak Napas

Horas! Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia kembali...

Ranking FIFA Oktober 2026: Indonesia Peringkat Ketiga di ASEAN.
Berita

Ranking FIFA Oktober 2026: Indonesia Peringkat Ketiga di ASEAN

Horas! Timnas Indonesia mengalami peningkatan dalam daftar ranking FIFA terbaru yang dirilis...