Halak Batak
Halak Batak
Beranda Budaya Mengenal Istilah Siakkangan dan Siampudan, Panggilan Anak Di Keluarga Batak
Budaya

Mengenal Istilah Siakkangan dan Siampudan, Panggilan Anak Di Keluarga Batak

Bagikan

Horas!

Dongan BK, jika klean memahami bahasa Batak Toba, terdapat beragam istilah tertentu untuk penyebutan kepada orang lain, lho. Kata panggilan ini biasanya ditujukan kepada keluarga yang memiliki hubungan erat mulai dari panggilan orang tua, anggota keluarga, hingga kerabat. Misalnya adalah istilah siakkangan dan siampudan, penyebutan kepada anak pertama dan terakhir dalam bahasa Batak.

Siapa sangka, orang Batak memberikan gelar bagi anak-anaknya, terlebih gelar tersebut punya arti yang besar bagi keluarga. 

Permasalahannya, sekarang ini banyak sekali anak muda Batak yang jarang menggunakan bahasa daerahnya. Hal ini tentu disebabkan kurangnya pengetahuan bahasa daerah mereka, terutama bagi yang lahir di daerah perantauan.

Oleh karena itu, Dongan BK bisa menyimak apa sih arti dari istilah siakkangan dan siampudan dalam bahasa Batak berikut ini.

1. Anak Siakkangan

Halak Batak
Halak Batak
Source: pecintabudayabataknews.com

Istilah Siakkangan digunakan untuk anak pertama atau sulung dalam keluarga Batak. Jika klean belum tau, anak pertama sangat berpengaruh bagi keluarga Batak, sehingga siakkangan akan membawa nama baik keluarga, baik dalam adat Batak, marga, maupun dalam karir kedepannya. 

Biasanya, anak siakkangan ini mendapat banyak nasehat dari sanak saudara dikarenakan ia membawa nama baik marga. Dalam budaya Batak, anak pertama memiliki pengaruh yang besar dalam nama keluarga. Biasanya, anak siakkangan ini tipikal orang yang suka hal baru, pekerja keras, baik hati, dan selalu taat akan nasehat orang tua.

2. Anak Siampudan

Film Ngeri-Ngeri Sedap menceritakan tentang keluarga Batak
Source: pohonketelamenulis.com

Selanjutnya, istilah siampudan yang digunakan untuk anak terakhir atau bungsu. Dalam keluarga Batak, anak terakhir ini tidak memiliki pengaruh sekuat anak pertama. Anak siampudan biasanya selalu dimanjakan oleh kedua orang tua mereka. 

Biasanya, anak bungsu hanya mendapat sedikit nasehat dari sanak keluarga. Tipikal anak bungsu ini sering dimanja oleh orang tua, punya pendirian yang kuat, dan bahkan pemikiran yang berbeda dari keluarganya.

Akan tetapi, baik dari siakkangan dan siampudan di dalam keluarga mereka saling bekerja sama untuk mengangkat nama baik marga mereka, tanpa terkecuali. tetapi ia niat juga untuk mengangkat martabat keluarga mereka di adat batak

Nah Dongan BK, itu merupakan penjelasan mengenai istilah siakkangan dan siampudan dalam keluarga Batak.

Klean sendiri anak pertama atau terakhir, nih?

Bagikan
ads image
ads image
ads image
Artikel Terkait
Potret titik nol Kota Medan di masa lampau (colorized by AI).
Budaya

Berawal Dari Belanda, Ternyata Ini Kisah Kedatangan Orang Batak ke Kota Medan

Horas! Kota Medan dikenal sebagai salah satu kota paling majemuk di Indonesia....

Mengapa Salam “Horas” Melekat dengan Medan?
Budaya

Mengapa Salam “Horas” Melekat dengan Medan? Begini Sejarah dan Latar Belakangnya

Horas! Kota Medan dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang identik...

Potret ulama Islam di Simalungun (dok.kitlv.nl, colorized by AI).
Budaya

Jejak Zending dan Sang Naualuh Damanik, Awal Tumbuhnya Toleransi di Tanah Simalungun

Horas! Wilayah Simalungun tidak hanya dikenal sebagai kawasan perkebunan yang berkembang pesat...

Sebuah rumah adat Simalungun di abad ke-20 (dok.kitlv.nl, colorized by AI).
Budaya

Pergeseran Agama dan Perubahan Sosial Pengaruhi Identitas Etnik Simalungun

Horas! Perubahan identitas etnik di tengah masyarakat Simalungun disebut tidak terlepas dari...