Horas!
Dongan BK, memasuki hari kedua setelah Lebaran 2026 (H+2), lonjakan kendaraan menuju kawasan wisata Pulau Samosir terpantau signifikan. Ratusan mobil dan ribuan penumpang memadati Pelabuhan Ajibata pada Senin (23/3/2026).
Kepadatan serupa juga terjadi di Pelabuhan Ambarita dengan arus kendaraan yang terus meningkat hingga malam hari. Lonjakan ini dipicu tingginya minat masyarakat untuk berlibur pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita, menyebut pihaknya langsung menambah operasional kapal untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.
Beberapa armada seperti KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora dioperasikan hingga dini hari, bahkan disiapkan untuk layanan 24 jam guna memastikan seluruh penumpang dapat terangkut.
Selain penambahan jam operasional, proses bongkar muat kendaraan dan waktu pelayaran juga dipercepat. Hal ini dilakukan untuk mengurai antrean panjang serta meminimalisir waktu tunggu penumpang.
Meski terjadi peningkatan volume yang cukup tinggi, arus penyeberangan di lintasan Ajibata–Ambarita secara umum masih berjalan lancar. Koordinasi antara operator dan pihak terkait dinilai mampu menjaga kelancaran perjalanan wisatawan menuju destinasi unggulan Danau Toba tersebut.
Pihak ASDP juga memastikan bahwa penumpang yang terlambat akibat kemacetan tetap akan dilayani pada jadwal keberangkatan berikutnya sesuai ketersediaan.


