100 Istilah Bahasa Medan yang Paling Populer Lengkap dengan Maknanya.
100 Istilah Bahasa Medan yang Paling Populer Lengkap dengan Maknanya.
Beranda Berita 100 Istilah Bahasa Medan yang Paling Populer Lengkap dengan Maknanya
BeritaHighlight

100 Istilah Bahasa Medan yang Paling Populer Lengkap dengan Maknanya

Bagikan

Horas!

Pernah merasa heran saat berada di Medan lalu mendengar orang berkata “naik kereta”, tapi yang dinaiki justru sepeda motor? Atau kaget ketika dibilang “jangan main di pasar”, padahal yang dimaksud adalah jalan raya? Tenang, kebingungan itu wajar—dan kamu tidak sendirian.

Medan memang dikenal punya ragam bahasa pergaulan yang khas. Bukan sepenuhnya bahasa Batak, juga bukan Melayu murni, melainkan hasil percampuran berbagai budaya yang hidup berdampingan. Bahasa santai ini akrab disebut sebagai cakap Medan, dan sering membuat pendatang garuk-garuk kepala di awal.

Agar kamu lebih mudah beradaptasi dan tidak canggung saat ngobrol dengan warga lokal, berikut ini rangkuman kosakata bahasa Medan yang paling sering digunakan, mulai dari istilah transportasi, sifat orang, aktivitas harian, sampai kata-kata ikonik yang bikin suasana makin Medan banget.

Transportasi dan Lokasi

Dalam percakapan sehari-hari, warga Medan punya sebutan unik untuk berbagai tempat dan sarana transportasi.

  • Becak hantu: Becak bermotor dengan laju sangat kencang
  • Galon: SPBU atau pom bensin
  • Kede Aceh: Warung kelontong, umumnya milik orang Aceh
  • Kede sampah: Warung kecil penjual sayur dan kebutuhan dapur
  • Kereta: Sepeda motor
  • Monja/Monza: Pasar pakaian bekas impor
  • Pajak: Pasar tradisional
  • Pasar: Jalan raya beraspal
  • Pinggir!: Teriakan agar angkot berhenti
  • Simpang: Pertigaan atau perempatan
  • Tembak: Ambil jalan pintas
  • Titi: Jembatan

Istilah untuk Sifat dan Karakter

Bahasa Medan juga kaya akan kata-kata yang menggambarkan sifat seseorang secara lugas.

  • Angek: Iri atau cemburu
  • Baling: Error, rusak, atau perilaku aneh
  • Banyak pola: Terlalu banyak tingkah
  • Berlagak: Sombong
  • Celit: Pelit
  • Cengkunek: Banyak gaya, omong besar
  • Congok: Rakus
  • Gecor: Tidak bisa menyimpan rahasia
  • Ecek-ecek: Main-main atau pura-pura
  • Hajab: Hancur atau kena masalah besar
  • Hambat: Menghalangi jalan
  • Kompas: Memalak
  • Koncet: Umpatan kasar
  • Kreak: Belagu
  • Lantam: Bicara pedas atau tajam
  • Lasak: Tidak bisa diam
  • Ligat: Gesit dan cepat
  • Mengkek: Manja berlebihan
  • Mentel: Genit
  • Paok: Bodoh
  • Pening: Pusing atau bingung
  • Sengak: Bicara ketus
  • Sok paten: Merasa paling hebat
  • Tokok: Menjitak kepala
  • Tungkik: Pura-pura tidak peduli

Kata Ganti dan Aktivitas Sehari-hari

Inilah istilah yang paling sering terdengar dalam obrolan harian warga Medan.

  • Bah: Kata seru penekanan atau keheranan
  • Balen: Minta tambah
  • Barges: Barang gesek, juga bermakna negatif
  • Berondok: Bersembunyi
  • Beselemak: Belepotan
  • Bos: Panggilan untuk orang tua
  • Cakap-cakap: Mengobrol
  • Cetek: Dangkal
  • Cok/Cak: Singkatan “coba”
  • Gas: Langsung lakukan
  • Golek-golek: Santai atau tiduran
  • Gondok: Kesal
  • Gosok: Menyetrika
  • Is: Ekspresi jijik
  • Kedan: Teman dekat
  • Kelen: Kalian
  • Ketua: Panggilan akrab sesama pria
  • Kekeh: Tertawa terbahak
  • Koyak: Robek
  • Lek: Panggilan akrab
  • Melalak: Keluyuran
  • Merepet: Mengomel
  • Sor: Suka atau naksir
  • Sor-soran: Suka-sukaan
  • Tandai: Mengingat
  • Tarok: Meletakkan
  • Tengok: Melihat
  • Tumbuk: Memukul
  • Uwak: Paman, bibi, atau pedagang senior

Kuliner dan Benda Sehari-hari

Beberapa istilah berikut kerap muncul di dapur dan warung kopi.

  • Bonbon: Permen
  • Gelek: Ganja
  • Gembok: Kunci tambahan
  • Indomie: Semua merek mi instan
  • Kopi O: Kopi hitam
  • Mancis: Korek api
  • Mandi: Es teh manis
  • Masuk angin: Makanan yang melempem
  • Minyak lampu: Minyak tanah
  • Pipet: Sedotan
  • Plastik: Kantong kresek
  • Tali pinggang: Ikat pinggang

Ungkapan Khas yang Ikonik

Inilah istilah Medan yang sering terdengar dan penuh warna.

  • Aci: Boleh
  • Alamak: Seruan kaget
  • Bantai: Hajar habis
  • Cemana/Kek mana: Bagaimana
  • Enceng: Selesai
  • Eskete: Sedang bermusuhan
  • Gak jelas: Membingungkan
  • Guli: Kelereng
  • Habes: Sudah beres
  • Hantam: Pukul atau tabrak
  • Intip-intip ayam: Malu-malu
  • Macam betul aja: Seolah-olah benar
  • Mana main: Tidak selevel
  • Ngeri-ngeri sedap: Deg-degan tapi menarik
  • Pala: Terlalu
  • Pekak: Tuli
  • Raun-raun: Keliling naik kendaraan
  • Selop: Sandal
  • Sikit-sikit: Sedikit demi sedikit
  • Udah pas-lah itu: Sudah cocok
  • Ujungnya: Akhirnya

Itulah kumpulan istilah bahasa Medan yang paling sering dipakai dalam percakapan sehari-hari. Meski terdengar keras di telinga, bahasa Medan sebenarnya mencerminkan karakter warganya yang lugas, hangat, dan penuh keakraban.

Jadi, kalau nanti dengar orang bilang “ngeri-ngeri sedap”, kamu sudah paham maksudnya. Bahkan, siapa tahu kamu jadi ikut-ikutan pakai—biar makin terasa Medannya.

Bagikan
ads image
ads image
ads image
Artikel Terkait
Toba Pulp Lestari Ungkap Dampak Pencabutan Izin Pemanfaatan Hutan oleh Kementerian Kehutanan.
Berita

Toba Pulp Lestari Ungkap Dampak Pencabutan Izin Pemanfaatan Hutan oleh Kementerian Kehutanan

Horas! PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) memastikan telah menerima keputusan resmi...

Kabupaten Samosir Jadi Tuan Rumah Anugerah Desa Budaya 2025.
Berita

Kabupaten Samosir Jadi Tuan Rumah Anugerah Desa Budaya 2025

Horas! Kabupaten Samosir dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Penganugerahan Desa Budaya Se-Indonesia Tahun...

Permukaan Danau Toba Turun Hampir 1 Meter, Warga Parapat Kebingungan.
Berita

Permukaan Danau Toba Turun Hampir 1 Meter, Warga Parapat Kebingungan

Horas! Masyarakat di kawasan Danau Toba, khususnya Parapat, dibuat heran dengan kondisi...

Tinjau Huta Bolon Simanindo, Menbud Tegaskan Warisan Batak Toba Harus Tetap Hidup.
Berita

Tinjau Huta Bolon Simanindo, Menbud Tegaskan Warisan Batak Toba Harus Tetap Hidup

Horas! Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Fadli Zon menekankan bahwa warisan budaya Batak...