Legenda Si Boru Deak Parujar (ilustrasi via Gemini AI).
Legenda Si Boru Deak Parujar (ilustrasi via Gemini AI).
Beranda Budaya Legenda Si Boru Deak Parujar: Kisah Asal Usul Orang Batak dari Sumatera Utara
BudayaHighlight

Legenda Si Boru Deak Parujar: Kisah Asal Usul Orang Batak dari Sumatera Utara

Bagikan

Horas!

Legenda Si Boru Deak Parujar merupakan salah satu cerita rakyat dari Sumatera Utara yang mengisahkan asal-usul manusia dalam kepercayaan Batak. Dalam kisah ini, dikenal sosok dewa pencipta bernama Mulajadi Na Bolon.

Diceritakan bahwa Mulajadi Na Bolon menciptakan seekor ayam yang kemudian bertelur sebanyak tiga pasang. Telur-telur tersebut berukuran besar, bahkan melebihi ukuran induknya. Sang dewa lalu memberikan 12 butir padi dan memerintahkan ayam tersebut untuk memakan satu butir setiap bulan.

Setelah setahun, ayam itu diperintahkan mematuk setiap pasang telurnya. Dari telur-telur tersebut lahirlah tiga pasang manusia.

Kelahiran Para Tokoh Awal

Tiga pasang manusia yang lahir dari telur tersebut adalah:

  • Batara Guru dan Raja Odap-Odap
  • Batara Sore dan Diumajati
  • Batara Bulan dan Raja Parujar

Kemudian, Mulajadi Na Bolon kembali menciptakan kehidupan dengan memerintahkan burung layang-layang membawa tiga ruas bambu. Dari bambu tersebut lahirlah tiga gadis cantik yang kemudian dinikahkan dengan Batara Guru, Batara Sore, dan Batara Bulan.

Dari pernikahan tersebut, lahirlah tiga putri, yaitu:

  • Si Boru Deak Parujar
  • Nanbaura
  • Narudang Pulu Begu

Penolakan dan Hukuman Si Boru Deak Parujar

Ketika tiba saatnya menikah, Si Boru Deak Parujar menolak dijodohkan dengan Raja Odap-Odap, saudara kembar Batara Guru. Ia kemudian mengajukan syarat kepada Mulajadi Na Bolon, yaitu diberikan benang atau kapas untuk disulam hingga selesai.

Namun, Si Boru Deak Parujar memiliki siasat tersendiri. Pada siang hari ia menenun dengan tekun, tetapi pada malam hari ia membongkar kembali hasil tenunannya. Hal ini membuat pekerjaan tersebut tidak pernah selesai.

Perbuatan ini membuat Mulajadi Na Bolon murka. Sebagai hukuman, Si Boru Deak Parujar diturunkan ke bumi.

Kehidupan di Bumi dan Asal Usul Manusia

Setelah berada di bumi, Si Boru Deak Parujar diminta kembali ke kahyangan, namun ia menolak. Akhirnya, Mulajadi Na Bolon mengutus Raja Odap-Odap untuk turun ke bumi dan menikahinya.

Setelah melalui berbagai peristiwa, Si Boru Deak Parujar akhirnya bersedia menikah. Dari pernikahan tersebut lahirlah manusia pertama, yaitu Raja Ihat Manisia dan Boru Itam Manisia.

Keturunan mereka kemudian berlanjut hingga lahir tokoh penting bernama Si Raja Batak, yang dipercaya sebagai nenek moyang orang Batak.

Makna Legenda

Legenda ini bukan sekadar cerita rakyat, tetapi juga mencerminkan kepercayaan, nilai budaya, serta asal-usul masyarakat Batak. Kisah Si Boru Deak Parujar menjadi bagian penting dalam memahami identitas dan warisan budaya yang terus hidup hingga saat ini.

Bagikan
ads image
ads image
ads image
Artikel Terkait
99 Kosakata Bahasa Batak dalam Kehidupan Sehari-hari Beserta Artinya.
Budaya

99 Kosakata Bahasa Batak dalam Kehidupan Sehari-hari Beserta Artinya

Horas! Memahami budaya Batak tidak hanya soal adat dan tradisi, tetapi juga...

Ilustrasi kain tenun Batak Toba (Toba Tenun).
Budaya

Mengapa Logat Batak Sering Disalahartikan? 

Horas! Kota Medan dikenal sebagai salah satu kota dengan tingkat keberagaman etnis...

Sejarah dan Legenda Sigale-gale (Ilustrasi via Gemini AI).
BudayaHighlight

Tarian Mistis Patung Sigale-gale, Sejarah dan Legenda di Baliknya

Horas! Berkunjung ke Pulau Samosir belum terasa lengkap tanpa menyaksikan pertunjukan Patung Sigale-gale,...

Pohon Ingul, Pohon Khas Batak Toba yang Bisa Tumbuh hingga 50 Meter dan Kaya Manfaat.
Budaya

Pohon Ingul, Pohon Khas Batak Toba yang Bisa Tumbuh hingga 50 Meter dan Kaya Manfaat

Horas! Pohon ingul (Toona sureni), yang di beberapa daerah juga dikenal sebagai...