Pesona Baktiraja, Negeri Raja Batak di Selatan Danau Toba (Donny Fernando/National Geographic Indonesia).
Pesona Baktiraja, Negeri Raja Batak di Selatan Danau Toba (Donny Fernando/National Geographic Indonesia).
Beranda Budaya Pesona Baktiraja, Negeri Raja Batak di Selatan Danau Toba
Budaya

Pesona Baktiraja, Negeri Raja Batak di Selatan Danau Toba

Bagikan

Horas!

Dongan BK, terdapat sebuah desa indah di tepi selatan Danau Toba, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan. Meski matahari pagi mulai terik, udara sejuk khas dataran tinggi membuat suasana tetap nyaman dan teduh. Panorama Puncak Gonting dan Batu Maranak menyuguhkan keelokan Danau Toba yang terbentuk dari letusan supervulkanik ratusan ribu tahun silam.

Jejak Perkampungan Raja Batak

Cerita tentang raja-raja Batak tak hanya tersimpan dalam mitos, tetapi juga nyata pada peninggalan perkampungan tua (huta). Salah satunya Huta Lumbantonga, kampung asal marga Manalu.

Huta ini menyerupai benteng dengan tembok batu (parik) dan gerbang masuk (harbangan). Di dalamnya berdiri belasan rumah bolon, rumah adat khas Batak. Sayangnya, sebagian parik telah runtuh seiring perkembangan penduduk. Namun, jejak arsitektur tradisionalnya masih bisa disaksikan.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Humbang Hasundutan, Nelson Lumban Toruan, menjelaskan kekuatan rumah bolon. Pondasi kayunya ditopang batu sehingga mampu bertahan dari guncangan gempa, bukti kearifan lokal Batak dalam memitigasi bencana. Kini, beberapa rumah bolon difungsikan sebagai homestay, memberi wisatawan pengalaman hidup ala Batak Toba.

Saksi Bisu Kisah Persatuan Orang Batak

Baktiraja tidak hanya menyajikan panorama menakjubkan, tetapi juga kisah panjang persatuan Batak. Dinasti Sisingamangaraja dari Bakkara menjadi payung persaudaraan hingga abad ke-20. Sang raja terakhir, Sisingamangaraja XII, memimpin rakyat melawan kolonial Belanda hingga gugur pada 1907.

Kini, meski banyak tembok huta telah runtuh dan masyarakat tak lagi tinggal di rumah bolon, Danau Toba tetap menjadi warisan agung yang mempersatukan Batak. Alam yang megah dan sejarah perjuangan menjadikan Baktiraja sebagai destinasi wisata budaya dan alam yang istimewa.

Bagikan
ads image
ads image
ads image
Artikel Terkait
Potret kehidupan seorang penyadap getah kemenyan (Dok. Pribad Devi Vebryanti Simanungkalit via detikcom).
Budaya

Getah Kemenyan, Warisan Alam Toba yang Tiada Dua

Horas! Getah kemenyan menjadi salah satu hasil hutan non-kayu unggulan dari Sumatera...

Peta kuno Pulau Sumatera.
Budaya

Terungkap, Isu Kanibalisme Suku Batak Dibentuk Demi Kepentingan Dagang

Horas! Dongan BK, pernah mendengar istilah “orang Batak makan orang”? Sejarah Sumatra...

Potret nelayan menombak ikan di Danau Toba (via National Geographic Indonesia).
Budaya

Mardoton, Kearifan Lokal Batak dalam Menangkap Ikan di Danau Toba

Horas! Di tengah melimpahnya kekayaan alam Indonesia sebagai negara kepulauan, kehidupan masyarakat...

Dokumentasi gedung Deli Proefstation (via Dok. Pemprov Sumut).
Budaya

Kilas Balik: Medan dan Negara Sumatera Timur

Horas! Dalam perjalanan sejarah Indonesia pascakemerdekaan, terdapat satu episode yang jarang dibahas,...