Ajang lari lintas alam Trail of The Kings by UTMB 2026 kembali menjadi magnet bagi komunitas pelari dunia. Sebanyak 1.015 peserta dari 34 negara dipastikan ambil bagian dalam event yang berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2026 di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
Kehadiran ratusan pelari mancanegara tersebut dinilai semakin memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Persiapan penyelenggaraan ajang bergengsi ini menjadi fokus dalam rapat finalisasi yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama berbagai pemangku kepentingan. Berbagai aspek teknis dibahas untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, mengatakan bahwa Trail of The Kings telah memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, event tersebut tidak hanya mendatangkan wisatawan, tetapi juga memperkenalkan potensi alam Danau Toba kepada masyarakat internasional.
Ia menilai keberadaan ajang olahraga berskala global seperti ini menjadi salah satu strategi efektif dalam memperkuat citra Sumatera Utara sebagai tujuan wisata olahraga yang kompetitif di kawasan Asia.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjutnya, berkomitmen mendukung keberlanjutan penyelenggaraan event tersebut. Karena itu, seluruh unsur yang terlibat diminta memastikan kesiapan sarana pendukung, mulai dari transportasi, pelayanan kesehatan, hingga kebersihan kawasan wisata.
Pemetaan titik layanan kesehatan dan kesiapan rumah sakit rujukan menjadi salah satu perhatian utama guna menjamin keselamatan para peserta selama perlombaan berlangsung. Selain itu, kawasan Waterfront City Pangururan dan area publik lainnya juga dipersiapkan agar memberikan kenyamanan bagi peserta maupun wisatawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, menyampaikan bahwa jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Jika pada tahun 2025 peserta berasal dari 27 negara, maka pada edisi 2026 jumlah negara peserta meningkat menjadi 34 negara. Hal tersebut menunjukkan semakin besarnya minat komunitas lari internasional terhadap event yang digelar di kawasan Danau Toba.
Menurut Yuda, koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian, terus dilakukan untuk memastikan kelancaran transportasi dan penyeberangan menuju Pulau Samosir selama pelaksanaan kegiatan.
Rencananya, pelepasan peserta akan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, di kawasan Waterfront City Pangururan. Kategori utama 100 kilometer akan menjadi pembuka perlombaan dengan jadwal start pada pukul 03.00 WIB.
Trail of The Kings by UTMB 2026 mempertandingkan enam kategori lomba, yaitu 100 kilometer, 60 kilometer, 28 kilometer, 10 kilometer, 5 kilometer, serta kategori khusus anak-anak atau Kids Race.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Samosir menyambut positif penyelenggaraan event internasional tersebut. Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, menilai kegiatan ini memiliki dampak besar terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, terutama sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan usaha mikro yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Selain memberikan manfaat ekonomi, event ini juga menjadi sarana promosi efektif untuk memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan potensi wisata Danau Toba kepada peserta serta wisatawan dari berbagai negara.
Dengan meningkatnya jumlah peserta dan dukungan berbagai pihak, Trail of The Kings by UTMB 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata olahraga kelas dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata berkelanjutan.


