Dalihan Na Tolu, prinsip hidup orang Batak.
Dalihan Na Tolu, prinsip hidup orang Batak.
Beranda Budaya Mengenal Salam Khas Batak, Mulai Dari Horas Hingga Mejuah-Juah
Budaya

Mengenal Salam Khas Batak, Mulai Dari Horas Hingga Mejuah-Juah

Bagikan

Horas!

Dongan BK, mengucapkan salam adalah salah satu budaya Indonesia sebelum memulai percakapan, khususnya dalam budaya Batak. Dengan mengucapkan salam menjadi cara bagi seseorang untuk mengkomunikasikan kesadaran akan kehadiran orang lain. Biasanya ditujukan untuk menunjukan perhatian, dan menegaskan jenis hubungan atau status sosial antarindividu atau kelompok yang saling terhubung satu dengan yang lainnya.

Selain saat memulai percakapan, biasanya masyarakat Batak mengucapkan salam dalam acara adat, kunjungan kepada keluarga, atau saat sedang berjumpa kembali dengan seseorang setelah sekian lama berpisah. Salam khas Batak ini akan diucapkan sebelum dan sesudah pembicaraan.

Terdapat lima salam khas Batak yang lazim diucapkan oleh masyarakat. Bagi sebagian besar orang, horas menjadi kata yang umum digunakan sebelum memulai pembicaraan. Namun, penggunaannya berbeda seiring dengan perbedaan latar belakang.

Lantas, apa saja salam khas Batak dari berbagai penjuru Sumatera Utara? Mari kita simak informasi berikut.

Rumah Bolon Batak
Source: Wikipedia

1. Salam Khas Batak Toba, Horas Jala Gabe Ma Di Hita Saluhutna

Salam khas Batak Toba adalah “horas jala gabe ma di hita saluhutna” yang memiliki arti “kiranya kita semua dalam keadaan selamat sejahtera”. Salam ini sering diucapkan oleh masyarakat Batak Toba saat bertemu dengan orang yang dekat dengannya, atau saat bertemu dengan suku Batak lainnya di perantauan. Namun, masyarakat Batak Toba kerap menggunakan kata “horas” saja sebagai salam pembuka dan penutup dalam setiap acara Batak

2. Salam Khas Batak Karo, Mejuah-juah Kita Kerina

Selanjutnya, salam khas Batak Karo adalah “mejuah-juah kita kerina“ yang punya arti “selamat sejahtera untuk kita semua”. Kalimat ini mengandung intisari kata “menjuah-juah”, yaitu mujur, sejahtera, kesehatan, dan kelengkapan. Kata ini juga digunakan untuk mengucapkan halo atau selamat tinggal. Kata “mejuah-juah” juga memiliki arti keseimbangan dan keselarasan hidup, antara manusia dengan manusia, manusia dengan lingkungan, atau manusia dengan Tuhannya.

3. Salam Khas Batak Simalungun, Horas banta Haganupan, Salam Habonaran Do Bona

Kemudian, salam khas Batak Simalungun adalah “horas banta Haganupan, Salam Habonaran Do Bona” dengan arti “salam kebahagiaan”. Jadi, secara keseluruhan, kalimat ini dapat diartikan sebagai ucapan salam yang berharap kebahagiaan atau kegembiraan selalu menyertai hati atau jiwa. Kalimat ini menjadi ucapan salam yang penuh kehangatan dan harapan kebahagiaan ketika bertemu dengan saudara atau teman, dengan harapan kebahagiaan senantiasa mengisi hati atau jiwa mereka.

Halak Batak
Halak Batak
Source: Wikipedia

4. Salam Khas Batak Pakpak, Njuah-juah Mo Banta Karina

Berikutnya, salam khas Batak Pakpak, “njuah-juah mo banta karina” yang bisa diartikan sebagai “selamat datang” atau “terima kasih”, tergantung dalam konteks penyambutan atau penerimaan. Kalimat ini umum dijumpai bagi mereka yang mendiami daerah sekitar Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat di Provinsi Sumatra Utara

5. Salam Khas Batak Mandailing, Horas Tondi Madingin Pir Ma Tondi Matogu, Sayur Matua Bulung

Terakhir, salam khas Batak Mandailing yaitu “horas tondi madingin pir ma tondi matogu, sayur matua bulung” dengan arti “Semoga panjang umur dan selalu sehat, serta selalu mendapatkan rejeki yang melimpah”. Kalimat ini sering diucapkan oleh masyarakat Batak Mandailing sebagai doa atau harapan baik kepada orang yang mereka temui

Itulah aneka ragam pengucapan salam khas Batak dari seluruh penjuru Sumatera Utara. Jadi Dongan BK, salam mana yang biasa klean gunakan?

Bagikan
ads image
ads image
ads image
Artikel Terkait
Sejarah dan Legenda Sigale-gale (Ilustrasi via Gemini AI).
BudayaHighlight

Tarian Mistis Patung Sigale-gale, Sejarah dan Legenda di Baliknya

Horas! Berkunjung ke Pulau Samosir belum terasa lengkap tanpa menyaksikan pertunjukan Patung Sigale-gale,...

Pohon Ingul, Pohon Khas Batak Toba yang Bisa Tumbuh hingga 50 Meter dan Kaya Manfaat.
Budaya

Pohon Ingul, Pohon Khas Batak Toba yang Bisa Tumbuh hingga 50 Meter dan Kaya Manfaat

Horas! Pohon ingul (Toona sureni), yang di beberapa daerah juga dikenal sebagai...

Ilustrasi Martarombo dalam budaya Batak (via Gemini AI).
BudayaHighlight

Mengapa Orang Non-Batak Bisa Memiliki Marga? Ini Penjelasannya

Horas! Dalam budaya Batak, marga merupakan identitas keluarga yang diwariskan secara turun-temurun...

Potret titik nol Kota Medan di masa lampau (colorized by AI).
Budaya

Berawal Dari Belanda, Ternyata Ini Kisah Kedatangan Orang Batak ke Kota Medan

Horas! Kota Medan dikenal sebagai salah satu kota paling majemuk di Indonesia....