Masyarakat pecinta seni dan budaya Batak akan disuguhkan sebuah pertunjukan spektakuler bertajuk Tona Sian Huta: Dari Danau Toba untuk Dunia. Pagelaran opera dan konser musik ini akan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Gedung Serbaguna Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara.
Acara yang diprakarsai PARBI (Persatuan Artis Batak Indonesia) bersama RELASI ini diproyeksikan menjadi salah satu pertunjukan budaya terbesar di kawasan Danau Toba. Menggabungkan opera Batak, konser musik, serta promosi pariwisata dan ekonomi kreatif, Tona Sian Huta diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi para seniman sekaligus momentum memperkenalkan budaya Batak kepada dunia.
Mengangkat Budaya Batak Lewat Opera dan Musik
Berbeda dari pertunjukan musik pada umumnya, Tona Sian Huta mengusung konsep opera Batak yang dipadukan dengan konser musik modern. Penonton akan diajak menikmati kisah-kisah yang sarat nilai budaya, filosofi hidup, serta identitas masyarakat Batak melalui pertunjukan teatrikal yang diperkaya dengan tata musik dan visual yang megah.
Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat kecintaan terhadap warisan budaya Batak, terutama bagi generasi muda.
Dimeriahkan Deretan Artis Batak Ternama
Pagelaran ini akan menghadirkan sederet penyanyi dan grup musik Batak yang telah dikenal luas. Berdasarkan materi promosi resmi, sejumlah pengisi acara yang akan tampil antara lain:
- Maria Simorangkir
- Style Voice
- Starlight
- Maria Calista
- Putri Silitonga
- Alexis Trio
- Victor Hutabarat
- Artha Sister
- Aruna Trio
- The Teacher
- Taput Trio
- Tresha Marpaung
- Joel Purba
Acara akan dipandu oleh Tiar Nababan dan Eddy Simanjuntak, sehingga suasana pertunjukan dipastikan semakin semarak.
Dorong Pariwisata dan UMKM Danau Toba
Tak hanya menyajikan hiburan, Tona Sian Huta juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan Danau Toba.
Pengunjung nantinya dapat menikmati berbagai produk UMKM lokal, mulai dari kuliner khas Batak, kerajinan tangan, hingga kain tenun tradisional. Kehadiran pelaku usaha lokal diharapkan mampu memperkenalkan produk unggulan daerah kepada wisatawan sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekitar.
Lokasi penyelenggaraan yang berada di kawasan strategis dekat Danau Toba juga diharapkan mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menikmati kekayaan budaya Tapanuli Utara.
Menjadi Ajang Berkumpulnya Diaspora Batak
Selain menyasar masyarakat lokal, Tona Sian Huta juga ditujukan sebagai wadah berkumpulnya diaspora Batak dari berbagai daerah bahkan luar negeri.
Melalui pertunjukan ini, para perantau diharapkan dapat kembali merasakan kedekatan dengan budaya leluhur sekaligus memperkenalkan kekayaan seni Batak kepada generasi berikutnya.
Semangat yang diusung sejalan dengan tema acara, yakni “Dari Danau Toba untuk Dunia”, yang menggambarkan tekad membawa budaya Batak semakin dikenal di tingkat internasional.
Didukung Berbagai Kementerian dan Mitra Strategis
Penyelenggaraan Tona Sian Huta mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya:
- Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
- Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (EKRAF)
- Kementerian UMKM Republik Indonesia
Selain itu, acara ini juga didukung oleh sejumlah BUMN, media nasional, komunitas, serta berbagai mitra yang turut berkomitmen memajukan seni dan budaya Indonesia.
Cara Membeli Tiket Tona Sian Huta

Tiket Opera dan Konser Tona Sian Huta sudah dapat dibeli secara online melalui platform Loket.com.
Link pembelian tiket:
https://www.loket.com/
Panitia juga menyediakan kode promo PARBI10 yang dapat digunakan saat proses pembelian tiket sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, panitia juga membuka layanan melalui WhatsApp di nomor 0812-9065-933.
Momentum Besar Pelestarian Budaya Batak
Lebih dari sekadar konser, Tona Sian Huta menjadi simbol kolaborasi antara seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Melalui pertunjukan ini, penyelenggara berharap budaya Batak semakin dikenal oleh masyarakat luas, sekaligus memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi budaya kelas dunia.
Dengan deretan musisi ternama, konsep pertunjukan yang megah, serta dukungan dari berbagai pihak, Tona Sian Hutadiproyeksikan menjadi salah satu agenda budaya paling dinantikan di Sumatera Utara pada tahun 2026.


